YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Rabu, 26 Maret 2014

Part of my besties : B3M jamet dan sekawanan serigala lainnya

Buat semua yang merasa aku terlalu kiri semenjak dua atau tiga tahun yang lalu, merupakan buah hasil dari para kawanan serigala dari yang akan diceritakan. Mereka memang bukan yang terbaik, terkuat, dan terhebat. Tapi mereka yang terjujur yang pernah aku punya. Terkeruh untuk membuka pikiranku bahwa dunia bukan saja terlihat jernih. Mereka yang menjadikanku menjadi lebih buruk, tapi inilah yang terbaik. Yang membuatku mengerti manusia lain bukan hanya lawan dan kawan, tetapi nasib yang merubah keadaan, menjadi perbedaan dan tidak menjadi permasalahan.
"Karena yang terlihat baik, belum tentu yang terbaik" - sing nawng cang sopo kaden

Dimulai dari aisyah yang hanya tau kiri dan kanan, hanya tau apa yang terlihat menjadi tau dan belajar apa yang sebenarnya akan terjadi dengan keabu-abuan.

Ini hanyalah ucapan terima kasih:
Karena kalian yang membuat aku menjadi lebih terbuka dan tulus mengerti, orang yang terlihat buruk dan buruk kepada orang lain, bisa berbuat tulus kepada yang tulus kepada mereka
Karena kalian, yang membuat aisyah yang baik, menjadi lebih baik karena tidak munafik untuk selalu menampakkan kebaikan dan tetap mencoba yang terbaik ke depan
Karena kalian, aku tahu bahwa terlalu naif itu tidaklah baik, karena kalian mengajarkan kenyataan dan dunia bukan hanya menjalani hubungan manis dan pahit.

Walaupun kalian kejam dan menghina, aku tetap mengerti dibalik itu ada mata yang masih sangat membuatku belajar bahwa aku harus mengahrgai diri sendiri
Walaupun kalian oportunis, aku tetap membantu apapun keadaannya, karena kalian tidak pernah menghitung kebaikan yang kalian berikan, itu semua tanpa sengaja kalian memiliki ketulusan memberi.
Walaupun kalian sangatlah cuek, aku masih peduli, karena kalian datang ketika tidak ada lagi orang baik yang berani ingin menatap.

Mereka mengajarkan jalur kiri, membuat aisyah yang sangat baik, menjadi menikmati kenakalan, karena dia harus merasakan kenyataan.
Mereka mengajarkan keindahan dari kepahitan, mereka selalu berbuat berbagi di segala medan, apapun resiko terburuknya.
Mereka juga yang mengajarkan untuk menyelamatkan diri sendiri, bukan menjadi pahlawan kesiangan yang rela berkorban padahal bersimbah darah luka
Mereka yang mengajarkan resiko dari segala tindakan, kekuatan pengalaman yang menjadi mereka hidup dan tegar.

Ini bukan hanya tentang jamet, abang- dan kakak-kakak, adik dan sanak saudara bukan darah tapi perantauan. Tapi berharganya keberadaan saling mendukung sebagai perantauan, untuk memprioritaskan keluarga yang sebenarnya, karena perantau akanlah tetap memiliki tanah untuk pulangnya.

Mungkin ke depan aku akan jauh dari para kiri di rumah, tapi aku akan tetap memasang semua point pembelajaran dari mereka. Bukan karena mereka yang paling berada di garda terdepan lingkungan kehidupan perantauanku, tetapi yang paling menonjok kepalaku untuk tersadar bahwa hidup bukan hanya bagaimana kita bisa tertawa dalam kesedihan, tapi bagaimana kita terdiam untuk menikmati kesakitan yang perih dan tetap berjalan tanpa emosi.

walaupun kalian jahat, ngebully, keras, frontal, dan terlihat tidak terlihat peduli, tapi saya sayang kalian, karena jauh dari pengelakkan kalian tetap sayang sama saya. Saya juga.

 Terima kasih kalian, sampai ketemu lagi di enam bulan ke depan. Mungkin situasi kita akan berbeda atau tetap sama kedekatannya setelah jarak yang membentang dan waktu yang berjalan. Tetapi masa dan kenangan yang ada selalu ada di salah satu bagian memori perubahan.

Dan selalu kuucapkan syukur kepada Tuhan, membuatkku memiliki pertemuan singkat ataupun yang hanya hinggap adalah laluan pertemuan dan perpisahan yang menjadi bagian dari lembar kehidupan yang tak seberapa.

Aisyah lagi bener, dan ini bukan roo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar