Cantik,
Semua wanita itu cantik, yang merasa menjadi wanita, akan atau mau menjadi.
Kalau tidak merasa wanita, mereka belumlah cantik.
Dan jika cantik belum terasa, masih dalam fase menuju pertemuan dengan kewanitaannya
Maaf. Jikalau aku merasa cantik
Karena kecantikan bukan untuk dibuktikan, bukan untuk disanjung dan dipersaingkan.
Mungkin kecantikan akan diperjuangkan, tetapi kecantikanlah yang akan memberikan perjuangan.
Jika kecantikan disanjung atau digunjingkan, maka itulah fase penguatan
Jika cantik harus diperdebatkan, maka itulah permulaan kepalsuan
Cantik akan menjadi kehampaan jika kau harus memperlihatkan
Cantik akan menemukan caranya untuk terpancar tanpa dipaksakan
Membilas semua kebahagiaan karena kecantikan akan membuat semua semu
Cantik yang akan membuat semua bahagia dengan ketulusan
Percaya diri bahwa setiap bayi perempuan yang dilahirkan itu cantik
Maka hidupmu penuh dengan kecantikan
Jika semua yang terjadi hanyalah menilai kecantikan
Maka kecantikan menjadi sirna dengan sekejap mata
Semudah itu merasakan cantik, sesulit itu pula untuk menilainya
Belajarlah menjadikan cantik dengan hati
Semua akan berjalan menjadi lebih mudah untuk memberikan kecantikan untuk segala kepercayaan
Bahwa cantik luas, cantik penuh dengan caranya
Kita yang memperluas kecantikan dengan membuka pintu untuk lebih percaya.
Cantiklah dengan caramu menemukannya.
Tampilkan postingan dengan label My own way. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My own way. Tampilkan semua postingan
Senin, 09 November 2015
Little Thing Called Sambrakness
Dear yourself,
I'm getting tired. Do you know sambrak? Sambrak in my own slang word means the worst thing called mess and awfull. Getting fed up and little bit crushing your brain makes full day condition in labil mind in blank feeling. How I describe myself soo yelling madness. You didnt have to feel the same way to understand my current life.
Can you imagine? When your mind making plan about your step of life, and your soul is just getting crazier to broke every single thing that mind have done. Condition just another dependence causal to give effort to these.
When I wanna communicate just personal in one of these whose mine, another play and cant be patient to wait their turn. So they playing around and cant focus when I wanna talk serious with both. My intrapersonal communication is being interpersonal communication with my self. They're in active periode. Yeah, like a teenagers. What a ironic in adult age, self!
Dont ask me about heart, Heart is hibernating from now. It's hard to get appointment with my heart. As I told you before, to meeting this you have to stabilize my system first. I'm selfless to coordinate them without heart. Moreover with heart, its called mayday call 911 .
Help me full-time partner or just leave me alone from this time.
Regards,
Roo wanna be solve even just one thing in my life.
I'm getting tired. Do you know sambrak? Sambrak in my own slang word means the worst thing called mess and awfull. Getting fed up and little bit crushing your brain makes full day condition in labil mind in blank feeling. How I describe myself soo yelling madness. You didnt have to feel the same way to understand my current life.
Can you imagine? When your mind making plan about your step of life, and your soul is just getting crazier to broke every single thing that mind have done. Condition just another dependence causal to give effort to these.
When I wanna communicate just personal in one of these whose mine, another play and cant be patient to wait their turn. So they playing around and cant focus when I wanna talk serious with both. My intrapersonal communication is being interpersonal communication with my self. They're in active periode. Yeah, like a teenagers. What a ironic in adult age, self!
Dont ask me about heart, Heart is hibernating from now. It's hard to get appointment with my heart. As I told you before, to meeting this you have to stabilize my system first. I'm selfless to coordinate them without heart. Moreover with heart, its called mayday call 911 .
Help me full-time partner or just leave me alone from this time.
Regards,
Roo wanna be solve even just one thing in my life.
Minggu, 11 Mei 2014
Namanya juga Kode
Ada yang bilang aku salah dan gegabah. Ada yang tertawa dan tidak akan ada yang percaya terhadap aku yang menghadapi kamu menjadi kita. Kenyataannya kita bahkan bukanlah apa, hanyalah terbentuk dengan segala ketidaksengajaan, rekanan biasa, teman menggila dan berkarya bahkan tidak bisa diartikan posisinya sebagai selingan karena terlalu ringan dan tanpa pertanggung jawaban apapun satu sama lain (karena itu memang yang ada).
Aku cuma mencoba jujur dan membuka diri sendiri dengan apa yang dirasa. Karena sampai kapanpun melogikakan dunia, berpegang teguh dengan moralitas dan selalu lurus menghadapi tantangan, hasilnya akan selalu sama.
Saya mencoba mengambil resiko. Pertama kali mencoba dalam hidup tanpa memedulikan otak berteriak. Mencoba menggunakan hati kecil bertindak dan berucap...
Saya tau cepat atau lambat ini kebaca tepat sasaran.
Saya cuma mencoba menjawab tugas saja. Siapa yang nyuruh? Iyaah... Kamuu *ini emang ala dodit*
Aku cuma mencoba jujur dan membuka diri sendiri dengan apa yang dirasa. Karena sampai kapanpun melogikakan dunia, berpegang teguh dengan moralitas dan selalu lurus menghadapi tantangan, hasilnya akan selalu sama.
Saya mencoba mengambil resiko. Pertama kali mencoba dalam hidup tanpa memedulikan otak berteriak. Mencoba menggunakan hati kecil bertindak dan berucap...
Saya tau cepat atau lambat ini kebaca tepat sasaran.
Saya cuma mencoba menjawab tugas saja. Siapa yang nyuruh? Iyaah... Kamuu *ini emang ala dodit*
Sabtu, 05 April 2014
can never please the society
I'm not a superstar that need a hoax or spam news to boost my popularity.
For everyone who always kepo and keep a fake thing with me,
I need my life.
Every each body need their passion, dream and love to live.
I'm not a Mrs. Perfect perfectly. I'm always break everything when i want all of thing to be perfect.
I can never be the professional dinamist-enthusiast for everything.
I'm a human. Even i;m a robocop or a superman, i still break time to think. To resting the soul
I'm not a Frank D Fixer can fix anything that he could.
I'm just a careless girl be better.
You know, when we get old, we have an experience make us better. Time make us change indeed.
I'm a free-woman in the idealism girl mind. I knew it.
I don't need a sympathy, just a phrase or word to cheer me up.
Politeness is not important to me. I need a real help urgently.
Don't be mad if i'm to strict to the point. I'm sick of the cheer-word like a lullaby.
I don't need a temporary hand too. I need a fix and faith to make me strong.
I'm not too naive to know well who the best is. Even i just a learner of experience life.
I'm not a kid. I'm not an old man. SO STOP ANYTHING, LIKE I CAN NEVER BE LIVE BY MYSELF!
I need home, not the house like a hell need a maid to fix everything messed. I'm not a simple thought like that.
if you need me, think first if the problems can't fix without me or not.
I need rest. I need a warm and real thing to bear anything in my life.
Yeah. If you want hate me, just say it to me.
If you;re curious about me, check it free with me, not the people around me. The don't know anything, better than me.
Can you read? Please understand and think of me just for once.
Kind Regads,
Manusia biasa yang butuh udaranya
Rabu, 20 Maret 2013
The Sinetron of Mahasiswa Tingkat Akhir
Dibuat di senja tadi dengan setengah sadar dan masih dalam keadaan sakau (akibat kejadian ini):
The Sinteron of Mahasiswa Tingkat Akhir
Gue ingin berbagi pahit, alias curhat dan semoga bermanfaat.
Especially nggak pake telor (itu
special yak?) buat rekan seperjuangan di mahasiswa semester tenggat, awal
memasuki tahun semester menjelang penantian, ataupun untuk yang ngga pernah
berakhir semesternya. Semoga bermanfaat untuk kalian, dan lebih menguatkan
menuju sarjana (semoga kalian bisa mikir untuk lebih semangat karena ngerasa
lebih mendingan).
Buat semua orang yang punya kesempatan, tolong hargai dengan sebaik mungkin, Cuma itu pesan yang bisa gue keluarin, karena ngga semua orang punya kesempatan.
Disarankan baca ini sambil
dengerin lagu homesick-Kings of Convenience biar lebih makjos!
Minggu, 03 Maret 2013
My Kryptonyte
Ini segala penjelasan untuk semua orang yang belum puas dengan perubahan yang besar yang gue ambil sekarang. Untuk sahabatku, orang-orang yang sangat gue pedulikan, dan mungkin untuk orang yang peduli dengan gue yang gue ngga tau.
“Karena gue sangat sadar ini menyangkut hubungannya dengan
Tuhan, gue nggak mau main-main.”
Aku akui, titik lemahku itu
adalah cowok. Bukannya gue maniak yang ngga bisa liat cowok kece dikit, atau
malah ngga bisa ngomong dan bertingkah normal depan cowok taksiran. Bukan semua
itu. Tetapi gue bakal menjadi orang yang ngga punya otak kayak kalau udah
menyangkut orang yang gue sayang. Itu diperparah dengan kenyataan gue adalah orang yang bisa
mengorbankan hidup gue buat yang gue cintai. Salah satu pengorbanan paling
nyata adalah, jiwa gue itu nggak ada sains-nya sama sekali, gue tipe yang
terlalu bebas dan berseni untuk mengambil kuliah di bidang paramedis. Gue
akhirnya mengubur impian menjadi desainer dan kuliah dengan bertanggung jawab
di kesehatan masyaarakat karena keinginan keluarga gue. Gue bersungguh-sungguh
berkarier di bidang yang bukan jiwa gue, itu demi kecintaan gue terhadap
almarhum ibu gue yang pesan terkahirnya untuk membahagiakan yang
ditinggalkannya. Gue bahkan berpikir keras untuk strategi kehidupan gue ke
depan yang ngga ada untuk kebahagiaan gue sendiri. Jadi bisa dibayangkan cinta
bisa membuat gue jadi nggak punya diri gue sendiri.
Pada dasarnya jiwa pengorbanan
gue emang kelewatan ngga pake otaknya. Untungnya keluarga gue nggak pernah
nuntut gue harus berpenampilan seperti apa, karena yang gue tangkep, mereka
selalu memberikan gue ruang pilihan untuk bertanggung jawab. Akhirnya gue
terbentuk menjadi orang yang terlalu banyak berpikir untuk segala kehidupan
gue, bahkan yang sepele. Karena dari SMP gue dipaksa untuk mendewasakan diri
dengan cepat akibat permasalahan hidup, dan ditambah kehilangan seorang Ibu
yang menjadi setengah bagian dari diri gue, gue terbentuk menjadi orang yang
sangat tahu apa yang gue lakukan, apa yang gue kerjakan dan bahkan untuk resiko
dan profit yang akan gue terima terhadap kegiatan baik-buruk yang gue lakukan.
Tetapi gue sadar, kelemahan gue
adalah orang yang gue cintai, gue bisa memberikan perubahan dalam hidup gue
untuk orang yang gue sayang tanpa berpikir. Seorang aisyah yang selalu melihat
dua sudut oandang dan forecasting setiap pilihan hidup tidak akan pernah bisa
berpikir jika itu mengenai hal yang gue cintai. Bahkan gue bisa berubah dengan
senang hati tanpa gue sadar itu sebenernya bukan keinginan gue. Inilah point
penting terhadap perubahan hidup gue, jilbab. Perubahan yang sacral, gue malah
tanpa fikir, dan ini kesalahan terbesar dalam hidup gue sebagai pemikir.
Awalnya gue berjilbab gue hanya
sadar bagaimana cara melogikakan alasan dan tindakan yang secara tepat yang
harus gue lakukan sebagai pilihan gue ini. Sebagai pemikir, orang-orang yang
mengenal gue akan melihat bahwa denga perubahan bertanggung jawab yang gue
lakukan perubahan ini gue pikirkan dengan sangat matang. Kenyataannya selama
dua tahun, gue bener-bener bertransformasi menjadi orang yang diinginkan dan
tetap bertahan tanpa cela untuk tetap terus berusaha mempertahankannya. Apalagi
gue berada di lingkungan yang sangat mendukung gue untuk berkerudung, mereka
mendukung kebaikan yang gue lakukan, bukan yang sebenernya hal terbaik untuk
diri gue. Tetapi mereka benar-benar sangat berarti dalam hidup gue, karena
mereka sangat mengerti gue, dan point pentingnya kita cocok dalam kebaikan itu.
Ketika masuk ke dalam fase gue harus berkembang dan dewasa karena kita punya
hidup masing-masing, awalnya gue ngerasa ini bukan masalah. Gue masuk ke dalam lingkungan yang berbeda,
lingkungan yang awal sebelum gue berubah menjadi ‘aisyah yang diinginkan’.
Gue memang orang yang adaptif,
tetapi gue nggak pernah melakukan sesuatu tanpa piker dan jika itu bukan yang
gue inginkan, gue nggak bakal lakukan bahkan walau itu permintaan lingkungan
gue. Gue merasa gue tetap menjadi diri gue dan bertanggung jawab memiliki
teman-teman yang di luar orang-orang yang berpengaruh sebelumnya. Yang harus
kalian pahami gue bukan orang kebawa arus, gue tau kalo gue lagi di arus itu,
dan memang gue yang mau kebawa arus itu, gue yang berenang di sana.
Dengan di luar lingkungan yang
mendukung ‘aisyah yang diinginkan’
akhirnya gue sadar, ternyata lepas memang ini bukan dari hati gue
sendiri. Kesalahan yang gue sadari bahwa perubahan bukan karena keinginan gue,
tetapi ini harapan dulu dari orang yang gue sayangi di masa lalu, dan keinginan
untuk tetap bertahan menjadi aisyah yang diinginkan dari orang yang
berpengaruh.
Lepas dari mereka yang baik dan
masuk ke lingkungan kiri bukan gue yang di rusak, tetapi mereka yang
menyadarkan gue, bahwa selama ini gue bukan menjadi diri gue sendiri. Makanya
pada akhirnya gue mencoba meyakinkan diri bahwa ini pilihan hidup gue mulai
saat ini, walaupun akhirnya permasalahan hati yang sudah terselesaikan membuat
hati kecil gue yakin bahwa ini benar-benar di luar kemauan aisyah.
Gue nggak mau main-main lagi, gue
nggak kuat bohongin Tuhan untuk menjadi baik padahal nggak mau. Karena ini
urusannya dengan Tuhan, makanya gue nggak mau main-main. GGue mau belajar dari
awal, mencari kebenaran dari hati sendiri tanpa campur tangan keinginan orang
lain. Tuhan itu yang paling utama, gimana kita bisa mencintai Tuhan, kalau
dimulai dari kebohongan.
Gue mau belajar jadi diri sendiri untuk menentukan
kebahagian dan beriman kepada Allah swt.
-Aisyah
Rabu, 27 Februari 2013
Surat CInta Untuk Diriku
Entah bagaimana semua yang menurutku berarti dalam hidup, orang-orang yang membuatku bertahan untuk berjuang, orang yang aku rasa paling mengerti, menjadi yang paling tidak mengerti diriku ketika berjuang menyelesaikan masalahku saat ini. Ini titik dimana aku diuji untuk tetap bijak kepada setiap orang yang berarti dalam hidupku, walaupun mereka telah menyakiti dan mengecewakanku.
Orang-orang yang selama ini tempatku mencurahkan masalah, hari ini seperti menghilang dengan hidupnya, padahal aku bisa mendapatkan di tengah hiruk pikuk kesibukannya. Orang yang menjadi penyemangat dan memiliki kesamaan denganku, sekarang mereka seperti tidak pernah berarti di setiap perubahanku. Entah masalah yang begitu banyak membuatku dalam memaknai salah, atau memang dunia yang mengujiku dengan perubahan.
Bukan, ini bukan surat untuk dirimu saja, jangan terlalu memaksa ini untuk menghakimi dan menyebarkan kepada dunia, ini hanya curahan untuk diriku sendiri. Aku belajar untuk menasihati diriku sendiri, karena setiap orang pasti tau jalan yang benar, hanya perlu diingatkan saja, dan aku yang ingin mendisiplinkan diri sendiri.
Memang perubahan itu selalu ada, dan tidak semua perubahan itu yang kita inginkan. Hidup itu terus berjuang untuk menikmati semua yang kita alamai agar menjadi orang yang berbahagia dan bersyukur.
-Roo :D
Orang-orang yang selama ini tempatku mencurahkan masalah, hari ini seperti menghilang dengan hidupnya, padahal aku bisa mendapatkan di tengah hiruk pikuk kesibukannya. Orang yang menjadi penyemangat dan memiliki kesamaan denganku, sekarang mereka seperti tidak pernah berarti di setiap perubahanku. Entah masalah yang begitu banyak membuatku dalam memaknai salah, atau memang dunia yang mengujiku dengan perubahan.
Bukan, ini bukan surat untuk dirimu saja, jangan terlalu memaksa ini untuk menghakimi dan menyebarkan kepada dunia, ini hanya curahan untuk diriku sendiri. Aku belajar untuk menasihati diriku sendiri, karena setiap orang pasti tau jalan yang benar, hanya perlu diingatkan saja, dan aku yang ingin mendisiplinkan diri sendiri.
Memang perubahan itu selalu ada, dan tidak semua perubahan itu yang kita inginkan. Hidup itu terus berjuang untuk menikmati semua yang kita alamai agar menjadi orang yang berbahagia dan bersyukur.
Terima kasih kepada semua orang yang akhirnya membuatku lebih bisa mandiri untuk menyelesaikan perang dalam diriku sendiri. Selamat berjuang!
-Roo :D
Rabu, 14 Maret 2012
Hey Omnilova, bebas dari streotype mari kita ngeblog :)
"BLOG itu kebebasan dari stereotype 'tidak sama dengan' kehidupan nyata (lingkaran setan kehidupan)" - @chepsha
Dan akhirnya saya memutuskan untuk menuliskannya . Terserah. I need blog, daripada follower twitter gue meng-unfollow gue. It works to make me hurted. LOL. Mungkin akan saya unfollow duluan karena terlalu sadis dalam kesejahteraan moral diri.
Entah karena akses internet susah untuk saya. Mungkin lebih baik menuliskannya. Sudah banyak tulisannya, tapi ini titik kesadaran yang paling kuat untuk bisa lebih mencari celah apa itu arti dari galau, labil dalam diri. Karena setiap manusia memiliki batas dan kadar-nya masing-masing. Ini hal yang relative tetapi bisa menjadi sesuatu yag mutlak ketika itu menjadi suatu kegelisahan lingkungan sekitar. Inti dari semua kata-kata yang secara absurd tidak bisa menjelaskan adalah kebutuhan untuk mencari jati diri.
Sebelumnya perkenalan adalah hal yang lebih baik. Jika saya mendeskripsikan diri saya akan menjadi sebuah buku tersendiri yang melebihi kitab agama-agama yang dipegang oleh para priyayi. Maka dari biarkanlah kita jelaskan secara berjalan siapa dan bagaimana saya menurut yang meilihat, dan beri tahu saya.
Sekarang saya akan membagikan penagakuan. Saya remaja akhir yang menginjak kedewasaan, dalam hal ini masih belum menerima secara utuh jika umur kronologis yang telah tinggi (red: jadi nambah tua). Saya wanita normal, menyukai pria, tetapi saya hampir tidak percaya itu cinta (tadinya), hampir dan kemungkinan besar menuju tidak.
Saya percaya kasih sayang Tuhan yang tiada tara, bahkan dihitungpun otak kita terbatas untuk melakukannya. Saya percaya adanya cinta yang datang dari kedua adik saya, Almarhum mama saya, sedikit dari Papa saya (dan sering masih diragukan), dan segelintir sahabat yang mengerti saya mulai dari awal remaja sampai sekarang. Saya percaya kasih sayang datang untuk semua sahabat saya yang berpasangan, ibu hamil yang bergandengan tangan dengan suaminya, kakek nenek yang sedang berjalan sore, maupun tamparan tengah malam dari pelanggan untun simpanannya. Itulah rasa cinta, tetapi saya masih belum pernah merasakan. Hampir dan masih kata hampir. Jika hanya salah satu merasakannya, itu bukan cinta, itu keposesifan untuk member tahu, menasihi, tetapi sau sisi lain tidak peduli bahkan tidak suka. Itu bisa menjadi dosa tersendiri karena kita telah mengganggu ciptaan tuhan dengan kebaikan yang kita berikan.
Jahat sekai memang kata-kata saya terhadap apa yang kalian sebut cinta. Saya sayang dengan keluarga saya, saya rela melakukan apapun untuk mereka, tapi itu kewajiban, saya akui. Saya memang jiwa apatis yang munafik dengan topeng keramahan dan karifan tiada tara. Sayalah manusia paling ditakutkan manusia-manusia, MUKA DUA. Saya tidak merugikan karena kebaikan yang saya berikan tulus walaupun saya benci sekalipun, tetapi saya tetap benci, dan itu kejahatannya. Balik ke permasalahan utama, mengapa saya apatis, karena pranata sosial itu sebenernya kejam. Kalian menganggap orang yang perawan tua itu menyedihkan, sendirian, kasian, dan tidak laku. Tetapi bukankah mereka hanya tidak menemukan apa yang mereka ekspektasikan? Mereka manusia normal yang memiliki ekspektasi yang tidak didukung realitas yang sama.
Tetapi, karena saya munafik dasarnya, sehingga saya ercaya masih ada cinta untuk saya, selain dari tuhan kewajiban cinta saya untuk keluarga dan orang yang mengasihi saya, yaitu apalah nanti yang saya sebut (paangan).
Tetapi, karena saya munafik dasarnya, sehingga saya ercaya masih ada cinta untuk saya, selain dari tuhan kewajiban cinta saya untuk keluarga dan orang yang mengasihi saya, yaitu apalah nanti yang saya sebut (paangan).
Dan apapun yang kalian lakukan, lakukanlah, seperti lagu MOCCA, do what you wanna do, say what you wanna say. But it’s just about how to go out from the box of live, stereotype. Yup, dunia memang kejam bung, tapi cinta yang akan menetralisir semua keadaannya. *asedap* Itulah mengapa saya ingin mengekspresikan diri saya dengan blog dan inilah cinta dan kehajatan saya untuk dunia.
Saya mengatakan saya omnilova: pecinta segala. :p
Regrads,
Para pecinta segala *omnilova*
Langganan:
Postingan (Atom)