YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Minggu, 31 Maret 2013

Bahagia itu sederhana, tapi bisa serumit menyederhanakan 1+1 =2


Kita gak pernah tau kapan kita dikasih jatuh cinta atau jatuh karena cinta. Intinya cinta dan hati bisa menjadi petaka, karena ketika jatuh cinta ada patah hati (ini quotation @hurufkecil, love anything tweet of tomat !). Ketika di fase dimana kita haru melepas salah satu bagaimana cara kita bahagia, karena sesuatu yang tadinya membahagiakan membuat kita menjadi jauh dari ekspektasi awalnya. Ya, mungkin caranya adalah melepas kebahagiaan yang dulu, untuk menemukan kebahagian yang lebih worth untuk kita. Get more pay more, apalagi pembayarannya susah nih kalo udah masalah hati.
This post for my friends (agak absurd dijelaskan siapa mereka, karena adalah dua orang berbeda tapi sama-sama dengan ketidakbahagiaan meminta tolong kepada saya), mungkin setelah ini dia tahu bagaimana cara membuatnya lebih bahagia dengan cara apapun.
“Because everything we take, we have to pay these. Nothing is free, even this tag is 0$”



Apasih arti kebahagiaan? Tersenyum? Hati berbunga? Merasakan kebahagiaan orang lain? Atau hanya sekedar karena kenyang hari ini dengan kondisi kantong mengenaskan? Semua itu kebahagiaan, mulai dari yang sangat sepele dan terlihat mudah hingga sesulit kita mengisi formulir regristasi masuk perguruan tinggi. Tapi kebahagiaan sekecil apapun, intinya kita harus tau bagaimana caranya bahagia. Ya nggak?
Masuklah kategori untuk teman saya yang sedang dilanda sangat menyayangi seseorang dan nggak bisa melepaskan karena takut kehilangan kebahagiaan? Haloo sodara-sodraa seantereo bangsa Indonesia, saya bukan hanya pakar di bidang ini (uhuk! Butuh batuk) tapi sudah dilanda emosi galau menjiwa hingga dua tahun untuk mengerti apa itu bahagia. Bahagia itu adalah perasaan yang kita rasakan menjadi lega, bukan tersiksa. Bahagia itu bukan delusional meradang karena mengingat kenangan terlalu indah di masa lampau yang terulang, atau mencintai dengan menyiksa (itu masokis namanya). Bahagia itu sederhana merasakan rasa yang membuat kita tersenyum simpul hingga merekah dan berkembang ampe jigong keliatan semua. Apalah mengerahkan semua kemampuan bertahan untuk menjadi mati rasa tanpa kebahagiaan?
Kenapa bahagia itu bisa sederhana atau rumit jadinya? Karena perspektif kita yang mengatakan seperti itu. Kenapa ada hujan yang kita sesalkan ketika ingin pergi dengan gebetan yang paling kece sampe bikin temen setongkongan dongkol, ketika ada yang bersyukur hujan datang karena tidak perlu pergi ke pernikahan mantan. NAH! Kenapa ada yang sedih mendapatkan nilai 90 karena merasa penurunan diri, sementara ada yang girang setengah mati mendapat 70 karena ingin membuktikan ke orang tuanya dia berhasil menunjukkan sekali saja bahwa dia bisa lolos mata pelajaran? Itu semua bagaimana kita mengartikan sebuah keadaan, bagaimana kalo kita cukup menjadi orang yang bersyukur dengan apa yang kita dapat walaupun seandainya hujan membuat kamu harus bertemu dengan gebetan bersama pacar barunya, siapa tau pacarnya punya temen yang lebih kece dari gebetanmu bukan? Karena bahagia itu sederhana jika kita menyederhanakan rasanya.
Jadi, kenapa kita harus mempersulit keadaan ketika kita tahu kita tidak seharusnya berada di sana karena tidak pernah bahagia? Kenapa masih mempersulit diri dengan bertahan mendukung hati yang jelas-jelas malah membuat sakit. Lo semua nggak perlu jadi saya yang harus membayar mahal karena tidak pernah bersyukur dan berpikir bagaimana seharusnya saya mencintai selama ini. Jika umurmu ternyata 40 tahun lebih, Tabahlah dan segeralah mencari kebahagiaan yang hakiki. Umurmu sudah menanti! Terlebih kalau kamu masih muda dan masih punya banyak mimpi selain hanya cinta yang sama sekali belum pernah terpikir untuk merencanakan undangan pernikahan, bahagia harus segera dirasakan dan dinikmati dengan berbagai cara dong? Cinta itu memang yang paling resmi membuat bahagia, tapi terkadang emosi hati yang membuat kita rabun mana yang namanya bahagia, mana yang delusi melihat kebahagiaan.
Kalau belum tahu apa kebahagiaanmu, maka mulailah dengan apa yang kamu ingin lakukan untuk membatmu lebih baik. Kalau perlu tulis di kertas apa jadwalmu dalam waktu dekat, mulai dari aktivitas geng gila kamu yang akan berhedonisme tingkat dewa, hingga menambah koleksi pembendaharaan buku kesukaanmu yang telah dibaca. Setelah itu tulis impian dan capaian yang kamu inginkan, jangan lupa kamu harus menuliskan bagaimana cara mendapatkannya. Memang terdengar gila dan seperti orang tak punya kerjaan yang frustasi mencari kebahagiaan. Tadi kamu sendiri kan yang ngga ngerasa bahagia, makanya mungkin kamu harus lebih bersyukur dengan yang kamu telah punya. Saya menulis ini dengan uang resmi yang bisa digunakan di kantong dan di rekening hanya sepuluh ribu saja. Tapi saya bahagia bisa berbagi caranya bahagia kepaa siapapun membaca ini. So, bahagia itu sederhana bukan?
Bagi siapapun yang harus menyelesaikan sesuatu agar bahagia, selesaikan segera, daripada tambah chaos kayak Negara yang akan pecah karena daerah bagiannya ingin merdeka. Setiap permasalahan itu harus dituntaskan, harganya memang berbeda, tetapi semakin mahal harganya semakin terbayar dengan hasilnya, salah satunya kelegaan yang akan membuat bahagia. Apalagi yang harus direnungkan, cari kebahagiaanmu detik ini juga! J
Satu lagi, dengan melihat perspektif kebahagiaan orang lain yang menjadi lawan kita mendapatkan kebahagiaan, kita juga akan mengerti kesakitan dari orang yang kita harus kalahkan, dengan itu kita bisa berbagi sedekah dengan tulusnya kompromi yang menjadi bahagia di beberapa pihak. Bahagia, memaafkan juga bisa membuat bahagia, itu salah satu kompromi yang paling susah loh.

-Roo, tanpa curhat menghakimi melaporkan diiringi lagu Payphone Maroon5
NB: berapa kata bahagia yang saya gunakan untuk pos ini?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar